Situs jejaring sosial kini makin sering digunakan oleh para pencari kerja untuk mencari informasi lowongan pekerjaan. Jejaring LinkedIn, Facebook, dan Twitter paling banyak digunakan untuk mempromosikan diri dan membangun personal brand. Dengan cara ini pelbagai perusahaan biasanya akan melihat profil calon pelamar kerja yang ada di media sosial.
Seberapa berpengaruh media sosial bagi para pencari kerja? MBAOnline.com menunjukkannya lewat infografik dengan responden para pelamar kerja di Amerika Serikat yang memanfaatkan situs jejaring sosial.



Sumber: Visual.ly
Di Indonesia, situs-situs penyedia informasi lowongan kerja seperti JOBindo.com, JobsDB, Bilaboong, dan Lowongan Kerja Indonesia Terbaru, membuka layanannya di Facebook. Di linimasa Twitter pun tersedia aneka informasi lowongan kerja setiap harinya. Akun @bursaloker, @KerjaKreatif, @LokerIndonesia, @LowonganKerjaID, @carilowongan, @LOKERCPNS, dan @JOBindonesia adalah sebagian diantaranya. Anda yang berminat bisa mem-follow akun-akun tersebut.
Begitu pula di LinkedIn. Anda bisa mencari beragam lowongan kerja yang ada di Indonesia berdasarkan lokasi, level pengalaman, industri, atau gaji. Bahkan LinkedIn, jejaring sosial bagi kalangan profesional, sering dipantau oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mengetahui kriteria pelamar kerja.
Namun sebelum melamar melalui media sosial, Mindflash membagi beberapa tips yang perlu dipersiapkan.




salingsilang.com adalah sebuah situs yang menyediakan informasi terkini tentang apa yang sedang dipercakapkan di Internet, khususnya di berbagai kanal sosial media yang tersedia di Indonesia.
Bagi dan rekomendasikan